Keangkuhan dan Perempuan


(26 agustus 2018, 21:41)

Kami terlalu angkuh
Bahkan hanya untuk mengakui perasaan sendiri
Kami terlalu angkuh
Bahkan hanya untuk mengalah pada hati sendiri
Kami terlalu angkuh
Untuk sekedar membagi sapa dan senyum
Kami terlalu angkuh
Mengaku panas kala terbakar api cemburu
Kami terlalu angkuh
Sekedar untuk bersandar

Ada beberapa perempuan diluar sana,
Yang menerima irisan demi irisan,
Hari demi hari hanya karena kami terlalu angkuh

Seperti mawar merah yang berduri
Indah dan membutuhkan sapaan-sapaan lembut,
Kasih sayang dari tangan-tangan manusia 

Hanya karena si mawar terlalu ankuh
ia memilih semakin merekah dan mengugurkan mahkota merahnya
dari pada harus menggadaikan durinya.
Dan keangkuhannya,
Diturunkan pada kelopak sesudahnya. 

 -Navilah

Komentar

Postingan Populer