Aku Hanya Kayu Bakar yang Rela Mati Karena Mencintai Bara Api
apa benar seperti itu?
tidak!!.
aku, -kau, kalian-
tidak rela terbakar hanya demi mencintai bara api?
untuk apa mencintai bara api, sedangkan kau masih bisa mencintai musim semi?
kenapa kau harus rela menjadi abu, hanya untuk api yang akan padam.
ia bahkan masih kalah oleh buih di Lautan.
yang benar saja!.
mengagungkan cinta kau bilang?
kebodohan yang sungguh luar biasa.
lantas kenapa memilih cinta yang seperti itu? kau diberikan pilihan.
lantas kenapa memilih yang seperti itu?
"cinta tidak memandang siapa dia!"
ah benarkah?.
jangan dikendalikan cinta sayang,
kendalikanlah cinta itu.
ia bukan bagian dari tubuhmu, tapi ia menggerakan seluruh tubuhmu?
apa kau dirasuki?
dirasuki? ya kau kau dirasuki.
dirasuki sipat cinta dunia.
jangan lupa,
dia -yang selalu membuat orang lupa-
dia membuka 99 pintu kebaikan untuk menjerat dalam 1 keburukan.
satu yang menghapus 99.
bila kelak aku lupa apa yang telah katakan.
wahai kau yang mengaku teman dan saudara.
tarik aku kembali dan ingatkan aku.
dan bilang pada Tuhan ku selamatkan aku, bahwa kita akan saling menolong dalam kebaikan.


Komentar
Posting Komentar
Terimakasih sudah berkunjung. Silahkan tinggalkan jejakmu disini.