Bincang

Ayo berbincang sayang.
Simpan handphone mu, dan tatap mataku.

Kau tahu?,
Aku rindu.

Aku menghabiskan hari-hari panjang untuk menunggu dan menantikan pertemuan ini.
Lantas yang ku dapat hanya bisu?.
Infestasiku terlalu banyak hanya untuk mendapatkan bungkammu.
Aku tidak ingin merugi.
Bukan perihal egois atau tidak.
Tapi tentang rindu ini, rindu walau wajahmu tepat berada di depan mataku.

Ayo berbincang, aku ingin melihat tawamu.
Atau berceritalah sesuatu, meski itu tentang kesedihanmu.
Aku akan mendengarkannya sampai habis, sampai setidaknya kau bisa mendapatkan ruang untuk bernafas.

Tidak perlu berusaha memenuhi stok rinduku, karena ia tidak pernah habis.
Ia selalu membangun ruangan lebih besar untuk merindumu.

Oh Tuhan hatiku jatuh di tangannya.
Ingin ku memintanya kembali, namun aku tak berani.
Karena dia bahkan tidak tahu sedang menggenggam hatiku.

Bukan pada orang itu, tapi padamu.
Kau tahu kan?,
Atau sengaja tidak ingin tahu?.

Komentar

Postingan Populer