Rokok dan Cara Pandang

Bagai mana pendapatmu tentang rokok?

Sebagian manusia berfilosopi dengan sebatang rokok dan secangkir kopi.

Salah? Tidak?

Salah tidak bukan urusan.
Benar dan salah kadang hanya dilihat dari cara mereka berpikir.
Dan kita tidak dibudayakan untuk mencaci sebuah pemikiran, selama kita tidak saling bersengketa.

Dan bagiku ungkapan

"jangan merokok!"
adalah ungkapan sayang,
dan bila kau masih merokok maka akan kutambahkan kata selanjutnya.


kumohon, matilah dengan perlahan.


"jangan anggap serius ucapanku".
karena aku tidak sesayang itu padamu hingga menyuruhmu berhenti.

Kenapa?
sama seperti halnya "kau tidak sesayang itu padaku" untuk memadamkan rokokmu dan di hadapanku.

Bila kau berhenti merokok berarti kau menyayangiku, karena telah menyelamatkan orang yang kusayangi yaitu dirimu dari rokok.
Dan di hadapanku, kau tidak akan membagi bahayanya pada perokok pasif sepertiku.

Tetapi bagai manapun ini hanya pemikiranku.
Seperti halnya semua orang yang bebas berpikir, maka kebebasanku pula untuk berpendapat.
Juga kebebasan padamu -siapapun kamu diluar sana- untuk menyalakan atau mematikannya.

Komentar

Postingan Populer