Perkara Bentuk Hati yang Tak Sempurna
Pikiranku seketika kosong.
manis dan pahit kopi saling merangkul Berpegangan erat pada ujung lidah.
seperti sepasang tangan yang saling bertaut dan enggan saling melepaskan.
Bentuk hatinya memang tak sempurna. Tapi, apa kau tahu?. Hati yang tak sempurna itu kubuat dengan suka cita, dengan keinginan yang sungguh asli. Meski ku sadari sepenuh hati, kala hati itu ku ciptakan, ia akan hidup diantara pahit dan manisnya kopi gula.
Kopi ku, mungin tidak sesuai seleramu.
Dan buku ku bukanlah sesuatu yang dapat memikatmu.
Namun setidaknya, kau menetap karena aku. Bukan karena alasan yang ada padaku.
Tulisan ini kupersembahkan untuk diriku. Walaupun menggunakan kau sebagai bahan bakunya, sungguh aku tak berani menampakan bahwa ini untukmu.
Atau bisa juga memang untukmu, tapi kau yang hidup disini, dalam hati kecil yang terbentuk di tengah cangkir. Bukan dalam kenyataan.
Semoga kau tidak paham. Semoga kau tidak peka. Semoga kau tidak pernah sadar, agar kita selalu berjalan seperti biasa.
Ya...
Seperti biasanya.
~Kim AnNa.
manis dan pahit kopi saling merangkul Berpegangan erat pada ujung lidah.
seperti sepasang tangan yang saling bertaut dan enggan saling melepaskan.
![]() |
| Jepretan @anggiwulan |
Bentuk hatinya memang tak sempurna. Tapi, apa kau tahu?. Hati yang tak sempurna itu kubuat dengan suka cita, dengan keinginan yang sungguh asli. Meski ku sadari sepenuh hati, kala hati itu ku ciptakan, ia akan hidup diantara pahit dan manisnya kopi gula.
Kopi ku, mungin tidak sesuai seleramu.
Dan buku ku bukanlah sesuatu yang dapat memikatmu.
Namun setidaknya, kau menetap karena aku. Bukan karena alasan yang ada padaku.
Tulisan ini kupersembahkan untuk diriku. Walaupun menggunakan kau sebagai bahan bakunya, sungguh aku tak berani menampakan bahwa ini untukmu.
Atau bisa juga memang untukmu, tapi kau yang hidup disini, dalam hati kecil yang terbentuk di tengah cangkir. Bukan dalam kenyataan.
Semoga kau tidak paham. Semoga kau tidak peka. Semoga kau tidak pernah sadar, agar kita selalu berjalan seperti biasa.
Ya...
Seperti biasanya.
~Kim AnNa.


Komentar
Posting Komentar
Terimakasih sudah berkunjung. Silahkan tinggalkan jejakmu disini.