Ku beri judul nanti.

jangan marah,
jangan kesal,
kumohon mengertilah.

karena memang beginilah kami di ciptakan.
kami di ciptakan dengan bentuk dan perasaan seperti ini.

kadang kami rapuh, seolah kami di ciptakan dari setipis bekuan es pertama. transparan dingin dan rapuh. sedikit saja kau sentuh, kami akan hancur melebur menjadi sesuatu yang bahkan tak bisa di genggam walau terlihat jelas.

kadang pula kami kokoh, sekokoh bongkahan es yang menggunung beribu-ribu tahun. menjulang tinggi, dingin, kuat, dan tak tersentuh.

kami memang diciptakan seperti itu.
maaf bila mudah menitikan air mata, maaf bila mudah tersinggung, maaf bila jadi pencemburu, maaf bila pemalu, maaf bila mudah meletus-letus, maaf bila jadi dingin tak tersentuh, maaf bila sulit dipahami.

karena kami memang diciptakan seperti itu.

tapi, ditangan kami kau bisa mempercayakan sebuah hati, kau bisa merebahkan kelelahan, menumpahkan isak tangis dan bahana tawa. kau pula bisa menemukan pelukan hangat, senyum manis, pelipur hati, dan pendengar sejati.

kami memang hanya punya bibir yang memberikan tersenyum, tangan yang memberikan sebuah pelukan dan tepukan, telinga yang mendengarkan.

semoga kau bisa nyaman tinggal disini.
akan kutemani sampai semua helai dirambutmu memutih. aku akan mengelus setiap helainya dengan sayang.

mungkin memang tidak selamanya, hanya bisa sampai tutup usia.

tidak keberatan bukan?.

Komentar

Postingan Populer