Sial.

aku memang takut.
aku takut di permainakn
takut di lepaskan
takut tidak di inginkan
takut di minati karena penasaran

sayang.
jangan katakan aku berbeda.

berbeda yang membuat mereka mendekat,
dan membuangku setelah tahu aku sama saja.

memanipulasi pikiranku
memanipulasi hatiku
memanipulasi tubuhku
memanipulasi angan masadepanku.

setelah tahu aku tak semenawan perkiraan,
mereka membuangku.
menyeretku kelubang nestapa.
menyalahkan hati perempuanku

aku tidak sekuat itu,
aku tidak sedewasa itu,
aku tidak sepintar itu.
aku tidak setegar itu.

aku mengasihi dengan sepenuh hati,
maka aku patah berkali-kali.

aku tak sudi terlihat menjadi korban,
maka aku hanya berpikir akulah yang jahat.
sehari demi selembar
ku sayatkan selembar kertas pada ulu hatiku
agar ia terbiasa dalam kubangan darah.

namun sial,
sakit tidak pernah berubah rasa.
ia tetap sakit,
tak peduli berapa kali aku terluka.
ia tidak berubah manis.

aku adalah orang bodoh yang mudah mengasihi.
aku tak tahan dengan kesedihan orang,
aku akan memaapkan meski harus mengiris tanganku agar mereka berhenti menangis.

sayang, aku takut
jatuh hati padamu adalah ketakutan yang kupikir kecil
namun ternyata, kau adalah ketakutan besar lainnya.

aku takut berpegangan terlalu erat saat kau mengulurkan tangan,
tahu-tahu tangan yang kau ulurkan adalah tangan palsu
yang bisa kau tebas putus kapan pun kau inginkan.

aku takut...
aku tidak bermaksud memelihara ketakutan sebesar ini.
tapi aku sungguh benar-benar takut sayang.

aku tidak ingin menjadi mama yang tidak ku sayang dalam kepalaku
aku tidak ingin menjadi papa yang menyedihkan dalam benakku.
aku tidak ingin menjadi aku yang seolah kehilangan isi jiwa
aku tidak ingin menjadi adik yang sungguh kasihan.

aku membenci kelemahan hatiku,
aku mengutuki kebodohan masalaluku

satu-satunya yang bisa ku andalkan hanyalah keangkuhan dan perjalanan.

Komentar

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung. Silahkan tinggalkan jejakmu disini.

Postingan Populer